Senin, 24 Juni 2013

Hanya Satu Bumi ?




  1. Guru, sebagai anggota penduduk bumi yang saat ini (2013) jumlahnya sudah mencapai hampir 6 milyar (6.000.000.000), maka bagiamana saya harus bersikap?
-         Tundalah dalam memiliki anak, jangan beranak selagi muda atau jika belum memiliki kemapanan ekonomi. Kalau beranak jangan banyak banyak, untuk Indonesia memiliki 2 anak itu sudah cukup, sedang untuk RRT, satu anak itu cukup. Ingat, untuk hanya sekedar memperoleh kenikmatan sesaat dalam berhubungan seks, bumi tak perlu menerima beban lahirnya seorang bayi, yang akan mempertahankan kehidupan semakin berat dalam pencapaian kesejahteraan kelak. Ditambah lagi dengan semakin baiknya gizi makanan karena perkembangan teknologi bahan pangan, maka usia manusia semakin panjang, kaum tua semakin banyak dan bila mereka hidup tanpa jaminan hari tua, maka beban generasi muda semakin berat.

  1. Guru, bila lokalisasi PSK digusur, kemungkinan apa yang bakal terjadi?
-         Dikawatirkan karena bila lelaki/wanita Indonesia malas memakai alat kontrasepsi (kondom, susuk KB dll). maka akan terjadi ledakan jumlah penduduk dan pengguguran bayi dalam kandungan. Saya menduga “alam akan mencari jalan terbaiknya”, para wanita yang malas beranak atau ingin mengambil jalan singkat untuk hidup cepat memperoleh nafkah/biaya hidup akan menjajakan diri di hotel hotel dan bila ini terjadi, maka kemungkinan penularan penyakit kelamin semakin cepat, karena mereka lepas dari pantauan Dinas Kesehatan.

  1. Guru, seiring dengan perkembangan penduduk di bumi, maka tentu lahan subur pertanian kian menyempit dari tahun ke tahun karena dipakai untuk pemukiman/perumahan, bagaimana sikap saya yang benar menghadapi hal ini?
-         Bersedialah belajar hidup di rumah susun. Hal itu harus dibiasakan mulai dari sekarang, bila tidak maka kedepan akan terjadi kekurangan pangan. Kelak, mungkin bisa diusahakan menanam palawija (kentang dan umbi umbian) dalam pot pot yang ditempatkan di atas genting.

  1. Guru, dalam 100 tahun terakhir sejak revolusi industri dan ditemukannya minyak bumi telah terjadi eksploitasi besar besaran pada sumber daya alam, bagimana kami menyikapi hal itu untuk 100 tahun ke depan?
-         Jangan boros energi, bila sudah terlanjur, maka perilaku seperti itu harus ditinjua ulang untuk tahun tahun mendatang. Cari sumber daya energi yang terbarukan mulai sekarang, jangan setelah minyak bumi/batu bara habis. Kelak, bila minyak bumi sudah langka, maka semua harus dibiasakan menggunakan transportasi massal, mobil pribadi hanya boleh untuk orang orang penting/pejabat saja. Cepat atau lambat situasi ini pasti akan datang. Untuk itu jangan sampai terlambat agar anak cucu kita tidak gampang menghujat.

  1. Guru, dalam 100 tahun kedepan, bagaimana kira kira pola makan umat manusia di bumi?
-         Akan terjadi pergeseran pola dan jenis makanan karena menyempitnya lahan pertanian. Bila sekarang 1 hektar tanaman padi dalam 3 bulan hanya bisa menghidupi 100 orang per-bulan, maka dengan jumlah penduduk yang kian padat, maka yang 1 hektar itu akan diganti menjadi lahan ubi jalar dan bukan tanaman padi jika dalam perhitungan selama 3 bulan lahan ubi jalar itu mampu menghidupi 200 orang, sedang beras atau padi hanya untuk konsumsi orang penting/pejabat atau orang kaya saja karena mahal harganya.

  1. Guru, apa yang paling penting untuk diusahakan dalam mempertahankan kelangsungan hidup di bumi?
- Jaga kwalitas sumber daya air, jangan sampai tercemar dan tanah gundul karena pohon hilang sebab keduanya itu merupakan “nyawa” bagi mahluk hidup penghuni di planet bumi dan kelak hukuman berat akan dikenakan bagi seseorang atau perusahaan yang mencemari lingkungan, karena itu dianggap sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan dan Tuhan.

$$$

Tidak ada komentar:

Posting Komentar