SULUK JAGAD: "Alam terkembang jadi Ayatullah, Ayatullah terkembang jadi Guru". Selamat datang, ayo bergabung! Salam Rahayu, Sagung Dumadi! dari Paguyuban Budhiroso Sejati. Pertanyaan, kritik dan saran, harap ditujukan langsung ke roosdiansyahpribadi@gmail.com. Donasi mohon ditransfer ke Bank Mandiri Norek 140-00-1351363-6
Sabtu, 06 Desember 2014
Oh, Wangsit...!
Selasa, 16 April 2013
Wangsit itu datang !
Kamis, 31 Mei 2012
Apa Itu Eling?
Eling adalah menyembah / menyerahkan diri /
pulang kehadapan Gusti Allah adalah proses penyerahan diri sepenuhnya
akan kehendak Pangeraniro / Tuhanmu
Terdapat 3 Macam Eling, yaitu:
1. Eling Siro (ESI) : yaitu menyembah
bersama sama di dalam tempat ibadah/lapangan (masjid/gereja/vihara). Eling ini
berdimensi sosial.
2. Eling Sujud (ESU) : yaitu menyembah
sendirian/tidak bersama-sama di dalam ruangan/luar rumah. Eling ini
berdimensi bathin.
3. Eling Sare (ESA) : yaitu menyembah dengan hanya
berdoa/menyebut asma Tuhan saja-ketika kesandung, saat melihat sesuatu
yang hebat/ngeri atu indah, saat mendapat musibah dll. Eling ini
berdimensi pengakuan pada karsa Gusti Pangeraniro (misanya O My God!,
Bismillah, Allahu Akbar dll).
Berapakali kita senantiasa menyebut nama tuhan dalam
sehari, seminggu atau sebulan? Kita selalu menyebut nama tuhan kita, bila kita sedang dalam kesulitan, keheranan, keterkejutan,
atau sekedar untuk eling-ingat dengan suara yang lembah-merendah atau untuk mengusir kejenuhan saja? Kita hidup dalam dunia yang majemuk (plural), semua kalangan dan kepercayaan bisa saling bertemu dan berinteraksi satu dengan yang lain. Bila tak terjadi kata selaras, maka akan bergesekan, lebih besar akan bertabrakan. Ini akan menciptakan konflik, lantas kita harus eling-ingat pada Tuhan, Sang Pencipta keaneka-ragaman. Jangan jumawa-sombong untuk memaksakan diri pada kehendak pribadi, itu gak-ilok atau tidak endah-cantik. Kesadaran pemetaan atas masalah yang dihadapi dibutuhkan dalam menyikapi keadaan yang sesulit apapun. Tidak grusa-grusu, sembrono dalam mengambil tindakan. Semuanya harus melalui tahapan gagasan-laku dan kontrol, agar hasilnya sesuai dengan kaidah yang normal-baik, bisa diterima lingkungan. Elinglah setiap saat, sebut nama Tuhan,
agar jalurmu tetap pada track yang benar dan diberkahi.
Selasa, 01 Mei 2012
Apa Itu Kembang Setaman?
utuh-sempurna dalam keindahan.
Esok, ranum kuntum bunga akan menjanjikan mekar yang menyuarkan keindahan dan keharuman yang setara.Hanya siklus keindahan yang bunga punya.
Biarkan saja bunga layu, masa kan berganti.
Salam
Tarekat Al-Iqra' Wujudiyah (Tarekat Syifaiyah)
(Tarekat Pembacaan Wujud Alam Semesta)
Senin, 30 April 2012
Apa Itu Tegowangi?
Tegowangi adalah nama candi tempat pusat persamadhian Aliran Kebatinan BUDHIROSO, yang berfungsi sebagai tempat pembersihan diri dari segala sifat buruk dan tercela. Setelah melakukan laku samadhi dan persembahan di candi ini (membakar dupa, berdoa dan menabur bunga setaman/mawar melati, hormat keris pusaka), maka para penganut sudah dianggap melakukan sowan besar ke hadapan ngarso dalem ingkang sinuhun Gusti Raden Larang atau Rajasawardhana, ipar Raja Hayamwuruk, Raja Majapahit atau disebut juga Bre Matahun yang wafat pada tahun 1388 M dan didarmakan (sebagai penghargaan) di candi ini pada upacara srada 12 tahun kemudian, yaitu tahun 1400 M.
Candi Tegowangi
Bentuk
Secara umum candi ini berdenah bujursangkar menghadap ke barat dengan memiliki ukuran 11,2 x 11,2 meter dan tinggi 4,35 m. Pondasinya terbuat dari bata sedangkan batu kaki dan sebagian tubuh yang masih tersisa terbuat dari batu andesit. Bagian kaki candi berlipit dan berhias. Tiap sisi kaki candi ditemukan tiga panel tegak yang dihiasi raksasa (gana) duduk jongkok; kedua tangan diangkat ketas seperti mendukung bangunan candi. Di atasnya terdapat tonjolan - tonjolan berukir melingkari candi di atas tonjolan terdapat sisi genta yang berhias.
Sketsa Relief Candi Tegowangi (Youtube)


