Hasil Terawangan Guru Agung :
“Bila melihat seseorang berlari meloncati pagar apa
tindakan/komentar mereka?”
1. Suku M*dura : “Kalau berhasil dibiarkan, kalau
gagal disuruh berobat karena berdarah atau dikomentari bila tersenggol” - Suku Madura terkenal sebagai suku yang mengerti risiko, karena mereka punya pepatah "Daripada berputih tulang lebih baik berputih mata".
2. Suku M*luku : “Berhasil atau tidak, akan diteriaki”
3. Suku B*tak :
“Akan meniru tindakan itu karena dianggap berprestasi”
4. Suku J*wa :
“Akan mengomentari tindakan itu, dengan mengatakan kenapa meloncat, kan
ada pintunya!”
5. Suku B*njar : ”Akan menangkap yang bersangkutan karena
dianggap maling”
6. Suku S*nda : ” Tidak Berkomentar”
7. Suku M*kassar :
”Yang bersangkutan akan ditempeleng”
8. Suku P*pua : “Terkejut, lalu berdiri”
9. Suku K*pang :”Akan menjebol
pagar dan meninggikannya”
10. Suku B*li : “ Akan mengejar lalu memukul
dengan rotan”
11. Suku L*mbok : ”Membuka pintu pagar, masuk, lalu
menjebolnya”
12. Suku P*lembang :”Akan mengejarnya”
13. Suku Ac*h :”Akan
Melempar orang itu”
14. Suku D*yak :”Akan menjebol pagar itu dari luar”
15. Suku B*nten : “Akan meneriakinya maling!”
16. Suku M*nado : ”Akan
menantang berkelahi”
17. Suku L*mpung : ” Lari”
18. Suku P*dang : ”Akan
mengejarnya sambil meneriakai maling”
19. Suku P*lu : “Akan mengecek
pintu itu, kenapa ga berfungsi”
20. Suku T*onghoa : “Akan mengukur tinggi
pintu itu, lalu pulang”
SULUK JAGAD: "Alam terkembang jadi Ayatullah, Ayatullah terkembang jadi Guru". Selamat datang, ayo bergabung! Salam Rahayu, Sagung Dumadi! dari Paguyuban Budhiroso Sejati. Pertanyaan, kritik dan saran, harap ditujukan langsung ke roosdiansyahpribadi@gmail.com. Donasi mohon ditransfer ke Bank Mandiri Norek 140-00-1351363-6
Minggu, 19 Mei 2019
Saya "Pembunuh" Yang Kejam
Semalam 6 Nyawa Melayang Sia-sia.
Malem kemaren aku tidak tidur, hanya mengendap-endap melakukan
pembunuhan berencana yaitu pencabutan hak hidup pada 6 mahluk Tuhan,
yang apes dengan kelihaianku dalam membunuh.
Walaupun aku tahu ini hari puasa emosi untuk
menghillangkan nyawa mahluk Tuhan ini tak selayaknya dilakukan.
Akan tetapimaukah kamu tergusur oleh mahluk ini dengan sengaja
mereka mengundang rekan-rekannya untuk berlarian di bawah meja makan, ruang tamu dan ruang tidurku.
Mereka seakan sudah congkak dan sombong sebab tahu bahwa yang
empanya "istana" tak tegaan dan takut kuwalat/terbawa karma.
Sekiranya saja mereka tidak mengusik kenyamanan tidur lelapku.
- dan sudah berani menggigit ujung jari kakiku.
Sekiranya saja mereka tidak membuang tinja di istanaku
(didepan pintu, di kamar mandi dan di kamar sholatku)
Sekiranya saja mereka tidak membawa virus itu.
Sekiranya saja mereka sudah dewasa
Sekiranya saja mereka tidak kelaparan
Sekiranya saja mereka sudah dewasa, maka TAK AKAN MATI MUDA.
(6 Tikus remaja mati sia-sia secara beruntun, kumasukkan dalam ember hingga mati, betapa sakitnya.
Ya Allah janganlah kau matikan aku seperti para jahanam ini - aku hanya membela diri)
Senin, 12 Juni 2017
Apa itu poso?
Poso
(Puasa)
Menuruti piwulange NUR MUHAMMAD, yaitu Rosul yang terakhir,untuk berpuasa 30 hari di bulan Ramadan. Dengan mengeringya rongga
usus hingga rongga mulut, karena puasa, maka sosok pelaku puasa akan merasakan penderitaan si miskin. Dengan demikian, maka akan tercipta
diorama yang indah hubungan di kaya dan si miskin. Dengan berpuasa, maka kolestrol,zat yang mengganggu jalannya rotasi darah akan menyusut dan berkurang, sehingga tubuh akan terkondisi sehat dan segar.
Emosi serta gairah gerak laku akan kendor, lalu alam pikiran menjadi terang dan tajam.
Ayo Poso!
Sabtu, 23 April 2016
Mars Planet : No Way Out !?
Mars (si planet merah) adalah planet yang sudah terjejak oleh wahana angkasa luar manusia. Mars dalam tata surya kita ternyata gersang dan mengecewakan. Sementara planet bumi demikian subur. Lambat laun tapi pasti, bumi tak akan mampu menampung pertumbuhan manusia dan kebutuhannya - kapal bumi siap tenggelam? Oke, kita cari tempat untuk keluar planet bumi (earth), ternyata Mars, planet yang paling dekat adalah harapan hampa. Kalau ternyata cuma ada 1 planet yang bisa ditempati oleh manusia, maka kita serasa berada dalam ruang tertutup. Kita dihukum oleh Tuhan, untuk dimunculkan oleh ayah-ibu kita di tempat subur tapi terbatas luasnya. Sementara gempa bumi, tsunami, panas bumi yang kian meningkat dari tahun ketahun, maka pelan tapi pasti manusia kelak akan tersiksa hidup di planet bumi, berimpitan, berebutan sumber daya alam dan persaingan meraih kesejahteraan hidup yang semakin sengit.
(Tata Surya)
Senin, 18 April 2016
Apa Itu Bintang?
Bintang adalah matahari lain, selain matahari (sun) kita yang muncul bersinar
dari sebelah timur dan tenggelam di ufuk barat setiap hari. Dalam kondisi biasa, bintang di langit tidak mungkin jatuh
ke bumi atau berbenturan satu sama lain (bintang berada dalam adonan kue mutiara - lihat gambar bawah) kecuali dalam kondisi luar biasa atau kiamat/runtuh (teori jala - satu ujung ikatan tali jala terlepas, maka semua ikatan satu per-satu akan terbuka dengan efek domino), karena berada dalam ruang masif yaitu ruang angkasa luar yang
hampa udara dan bintang dilangit besarnya ada yang bisa mencapai 1708 kali besar matahari kita, yang disebut SY Scuti. Apakah matahari bisa habis sinarnya? bisa, lalu meledak yang disebut supernova, karena matahari bukan lampu mobil yang mati bila akinya habis tenaga listriknya. Matahari menyinari bumi dengan "dayanya sendiri" dan tak memiliki sumber baterai lain kecuali dirinya sendiri dengan menimbulkan reaksi nuklir, lama lama akan habis seperti kapur barus Para ahli mengelompokkan bintang (rasi) dilangit dan memberi nama, misalkan rasi bintang Orion, Cancer, Ursa Mayor dan lain lain, serta mengelompokkan dalam grup-grup (galaksi). Satu galaksi atau grup bintang terdiri dari sekitar 3.000.000.000 ( 3 milyar). Kita dalam grup/galaksi Bimasakti. Bentuk galaksi ada 3, yaitu galaksi oval, spiral dan bulat.
Selasa, 12 April 2016
Ki Ageng Menjawab (11)
- Guru, apakah Indonesia itu?
-
Indonesia adalah sebuah negara demokrasi berbentuk
kepulauan terbesar didunia (kira kira memiliki 17000 pulau besar dan kecil,
baik sudah bernama atau belum, salah satu pulau-nya bernama Pulau Bali, yang
pernah ditetapkan menjadi daerah tujuan wisata terbaik di dunia) yang merupakan
negeri tropis di belahan Asia Tenggara dan dilintasi garis katulistiwa sehingga
banyak memiliki jenis keanekaragaman hayati. 66% wilayahnya merupakan wilayah
perairan laut dan 34 merupakan daratan dengan kitaran gunung berapi, sehingga
negeri ini sering disebut Ring of Fire. Indonesia telah merdeka pada tanggal 17
Agustus 1945 lepas dari kolonisasi Kerajaan Belanda dengan perjuangan revolusi
fisik dan diplomasi. Presiden pertama negara Indonesia adalah Ir. Soekarno
(dari kalangan sipil) dan saat ini (2013) dijabat oleh Soesilo Bambang
Yoedoyono (dari kalangan militer) yang merupakan presiden ke-6. Dengan jumlah
penduduk 200 jiwa (2013) dan dengan memili angka fertilitas total (TFR) sebesar
2,6 (2013), maka diproyeksikan jumlah penduduk akan bertambah menjadi sebesar
281,5 juta jiwa pada tahun 2025 dan 330 juta jiwa pada tahun 2050. Penduduk
Indonesia tediri dari bermacam-macam( xxx etnis and xxx bahasa). Untuk menjaga
keharmonisan hidup bernegara Indonesia menggunakan jargon “Bhineka Tunggal Ika”
atau “Berbeda Tetapi Tetap Satu” pada sebuah lambang negara yang bernama Garuda Pancasila (five pillars eagle). Ibukota Indonesia adalah kota Jakarta (atau
Batavia pada jaman kolonialisasi Belanda). Indonesia pernah
disebut “American Asia”, karena negara ini bersifat sebagai negara
terbuka..
- Guru, apa yang bisa diharapkan dari negara Indonesia?
Menurut
perkiraan berdasarkan fakta riil, maka terdapat 4 kemampuan negara Indonesia
yaitu :
a.
Indonesia mampu menjadi penghasil ikan terbesar
didunia.
b. Indonesia mampu menjadi penghasil obat herbal dan
produk pertanian terbesar didunia.
c. Indonesia mampu menjadi contoh dunia untuk kerukunan
hidup bertoleransi dalam hal kepercayaan dan agama.
d.
Indonesia mampu menjadi raksasa olahraga ke-2 terbesar
se-Asia setelah China.
- Guru, apa hambatan atau kendala yang dihadapi Indonesia untuk menjadi negara besar, kuat dan makmur?
a.
Sebagai negara bebas informasi global atau negara yang
tak menutup wilayahnya dari pancaran siaran media sosial (televisi dan
internet), maka akan terjadi banjir informasi, maka bila falsafah Garuda
Pancasila tak dipahami rakyat dengan baik dan benar, maka akan timbul
kecemburuan sosial, bila kemakmuran rakyat tak segera terwujud. Mereka akan
merasa bisa berdiri sendiri atau berusaha melepaskan diri karena tergoda oleh
pengaruh asing. Apalagi dengan wilayah yang terdiri dari kepulauan, infiltrasi
asing gampang masuk melalui lautan.
b.
Jumlah penduduk miskin dan terbelakang dalam pendidikan
masih banyak, sehingga dapat menimbulkan kecemburuan sosail bila pemerataan
hasil hasil pembangunan tak tercapai. Dalam kondisi seperti ini, maka program
keluarga berencana harus terus ditingkatkan mutunya. Belanja negara untuk
pendidikan, kesehatan dan ketersediaan pangan merupakan tantangan yang harus
diutamakan. Disamping itu perlu juga dikampanyekan hidup dengan hemat energi.
c.
Sebagaian penduduk yang beragama Islam perlu mendapat
perhatian dalam terutama di wilayah yang terbelakang secara ekonomi, sebab bila terjadi ketidakpuasan terhadap
kinerja pemerintahan dikawatirkan mereka akan menyalahgunakan Islam sebagai
alat untuk membuat keributan dengan alasan :”Jihad”, sebab telah diketahui
bahwa Ajaran Islam yang tegas dan keras
bila dikemas sedemikian rupa akan dapat digunakan sebagai alat
propaganda.
d.
Kondisi geografi yang berupa pulau pulau merupakan
tantangan tersendiri bagi pemerintah untuk memakmurkan wilayah perbatasan agar
dapat berfungsi sebagai sabuk pengaman bila terjadi infiltrasi asing. Pemekaran
wilayah pemerintahan akan terus digagas seiring dengan semangat otonomi daerah
untuk mengikut sertakan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dalam era
keterbukaan dan demokrasi.
- Guru, bagaimana dengan keterbatasan sumber energi masa depan Indonesia?
- Kalian tidak
perlu kawatir bila suatu saat potensi sumber daya enerji fosil telah habis,
maka diharapkan para teknokrat kita sudah siap dengan cadangan energi
terbarukan yaitu energi panas bumi, energi surya, energi angin dan energi
gelombang laut. Jangan terkejut bila suatu saat nanti terdapat satu kompor
tenaga surya yang akan memenuhi kebutuhan rumah tangga (misalkan merebus air
bergantian) dalam lingkup wilayah RT (kira kira 30 kepala keluarga di pulau
Jawa) . Sekaranglah saatnya rakyat Indonesia mulai meninggalkan ketergantungan
pada energi fosil dan pelahan lahan mencoba berinovasi menggunakan energi
terbarukan itu.
$$$
Senin, 11 April 2016
Nyekar, siapa takut...
Nyekar adalah menaburkan bunga dan doa pada makam sanak sadulur atau tokoh tertentu. Nyekar bisa dilakukan kapan saja,tetapi biasanya dilakukan bersamaan dengan mendekati hari hari besar Islam/Agama. Dengan bunga dan doa diharapkan arwah si mati membawa keharuman dan ketentraman saat menghadap Gusti Kang Akaryo Jagad atau Pangeraniro (Tuhanmu).
Bung, petiklah sekuntum bunga.
Rona mekarnya membahagiakan, bukan?
Cobalah cium sejenak, nikmat-harum
akan memenuhi ruang perasaan.
akan memenuhi ruang perasaan.
Walaupun harum itu tidak abadi namun sudah
cukup sebagai pertanda bahwa persembahan Roh Suci,
cukup sebagai pertanda bahwa persembahan Roh Suci,
Gusti Kang Akaryo Jagad tiada tara.
Harum bunga,
apalagi kalau itu kembang melati atau kenanga,
bisa dkemas dalam sebungkus kembang setaman,
lalu disematkan di pojok kamar dalam rendaman semangkok
air,
di bawah nisan, di perempatan jalan,
atau di bawah prasasti peninggalan para leluhur,
akan membuat para penunggu, para pejalan dan para peziarah,
serta roh leluhur merasa terhormati dan merasa nyaman di
alam sana.
Prosesi menyematkan bebungaan di tempat khusus,
Prosesi menyematkan bebungaan di tempat khusus,
seperti itu dalam
kasanah budaya Jawa disebut Nyekar,
asalnya dari kata sekar yang artinya bunga. Bung,
bisa membeli kembang setaman untuk nyekar
di lapak pedagang kembang, biasanya mangkal dekat pekuburan.
di lapak pedagang kembang, biasanya mangkal dekat pekuburan.
Rata rata penjualnya adalah para tetua,
atau ibu ibu yang dengan tekun dan setia menunggu pembeli,
yang jarang itu. Saya jamin Bung tak akan jatuh dalam
kesyirikan,
seandainya tahu bahwa sebungkus kembang setaman,
hanyalah symbol pemberian atau pemberkatan,
untuk mengantarkan
do’a munajat kita pada Yang Maha Kuasa,
bukan yang lain. Dengan kembang kembang itu,
maka ritual upacara kita akan sempurna atau,
bukan yang lain. Dengan kembang kembang itu,
maka ritual upacara kita akan sempurna atau,
setidaknya punya pertanda untuk dikenang oleh orang lain,
walaupun sebentar kemudian layu, kering dan musnah tertiup
angin.
Nyekarlah Bung, siapa takut?
-&-
Langganan:
Postingan (Atom)





