"Meditasi adalah salah satu jalan untuk menyadari apa itu proses kehidupan yang sedang berjalan. Ia laksana tetesan rintik air hujan di musim kemarau. Manusia modern yang gaul dalam menjalani persaingan kehidupan di masyarakat dan tidak menarik diri dari lingkungan sosial, akan selalu membutuhkan alam penyegaran dan relaksasi perasaan dan pikiran. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan aktifitas meditasi. Meditasilah sekarang juga agar segera mendapatkan kesegaran badan dan ketenangan batin sehingga kekuatan spiritual meningkat."
SULUK JAGAD: "Alam terkembang jadi Ayatullah, Ayatullah terkembang jadi Guru". Selamat datang, ayo bergabung! Salam Rahayu, Sagung Dumadi! dari Paguyuban Budhiroso Sejati. Pertanyaan, kritik dan saran, harap ditujukan langsung ke roosdiansyahpribadi@gmail.com. Donasi mohon ditransfer ke Bank Mandiri Norek 140-00-1351363-6
Rabu, 24 April 2013
Senin, 22 April 2013
Pitutur #7 (Apa itu bumi hijau?)
" Tahukan anda bahwa kiamat telah mulai datang membayang dipelupuk mata secara perlahan karena pemanasan global. Semua itu bisa terjadi karena eksploitasi sumber daya alam yang tak terkendali. Proses menyampahan terus meningkat sebagai hasil tumpahan limbah industri. Segera gunakan bahan daur ulang untuk bahan mentah industri anda, agar sampah bermanfaat. Sungguh, ini akan mengurangi laju pemanasan global. Bumi harus dirawat agar lestari, hentikan eksploitasi besar besaran pada satu bumi kita. Segera hijaukan planet bumi!"
Pitutur #6 Apa itu energi terbarukan?)
"Hentikan segera penggunaan energi fossil. Ganti segera energi fossil dengan energi terbaruan baik dengan bioenergi, energi angin atau energi surya . Eksploitasi energi fossil hanya akan menyebabkan perubahan fisik material perut bumi dan ini akan menyebabkan gempa bumi di masa mendatang"
Kamis, 18 April 2013
Pitutur #5 (Apa itu kumuh?)
"Kemiskinan dan kepadatan penduduk akan melahirkan lingkungan hidup yang kotor dan kumuh, oleh sebab itu dunia akan melahirkan penyakit baru yang sulit untuk diberantas, penyakit ini akan meminta banyak korban. Semuanya terjadi untuk keseimbangan alam, untuk membuat bumi lestari, bila saja Tuhan belum menghendaki terjadinya hari kiamat"
Selasa, 16 April 2013
Wangsit itu datang !
"Suatu malam yang bening, disertai alunan hawa dingin yang menyengat, aku berjalan menuju lokasi persawahan dekat rumahku. Tak ada siapapun disana. Hanya aku dan alam malam. Entah kenapa tak kudengar satupun suara binatang malam saat itu. Seperti malam biasanya ketika aku menyendiri di tepian sawah, selalu ada suara belalang dan jengkerik yang selalu mengiringi perjalananku mencari sepi. Tiba tiba langit menjadi benderang pecah oleh suara halilintar yang datang susul menyusul. Aku menggigil ketakutan, aku kedinginan. Secara reflek kutidurkan diriku di tepian sawah. Tiarap dan takut menyelimuti diriku. Tiba tiba udara menjadi dingin sedingin hawa kulkas. Apakah aku akan mati? Inikah datangnya malaikat kematian? ternyata bukan, kilatan halilintar itu membentuk pohon listrik yang sangat indah, hingga lidah apinya sampai menyentuh tanah seakan halilintar itu ingin mengurungku atau bisa jadi untuk melindungiku. Terima kasih Tuhan, ternyata lidah api halilintar itu menyelimutiku dengan sejuta pesona. Inilah wangsit terdahsyat yang aku terima malam itu".
Mengapa pesan wangsit itu datang?
Mungkin karena kita telah terpilih. Untuk menyampaikan sedikit catatan dalam menjalani laku
hidup, Suasana lingkungan yang kotor-bathin, menjenuhkan manusia, saat banyak masalah dan pikiran. Mungkin karena kita tak bosan meminta solusi?
Sebab kita tak berdaya-milik pada kekuatan politik untuk
mengubah,
apa yang tidak kita suka dan ingin membuang pembuat
ketidak-nyamanan hidup.
Lantas kita merengek-rajuk pada Roh Suci,
yang bertahta di singgasana arsy, langit ke tujuh. Bagaimana
ia datang?
Tapi sampeyan kudu bisa membacanya.
Lho. Kalau tidak, maka wangsit akan diberikan pada orang
lain,
yang- mungkin persis menjalani pemikiran yang sama,
saat menjalani peristiwa kejadian pada tatanan sosial
berujung sengsara,
bila wangsit itu tak diberikan. Berat lho, suasana jiwa saat menerima wangsit itu.
Kenapa?, Itu hal yang tidak biasa, bung!
Tidak dalam kondisi kesadaran normal. Ini yang susah.
Jangan jangan kita berfikir diri kita ini,
dalam suasana
terselimuti halusinasi atau gila kerena beban kehidupan.
Wangsit datang dalam suasana
ghoib? Ya, betul. Ghoib yang diluar
nalar itu,
bisa membuat kita bertanya tanya
tak berkesudahan.
Kok bisa? Kita sering mengalami
keghoiban kecil, bukan?
lihatlah seorang bayi yang
selamat dari ajal,
saat tertimbun ber-ton ton
gempalan dinding gedung karena roboh-gempa,
kita pernah lihat sebuah surau
selamat tegak berdiri dari luapan tsunami,
kita pernah luput dari
kecelakaan pesawat terbang,
karena tiba tiba membatalkan
keberangkatan dengan pesawat naas itu?
Ya, itu keghoiban, keanehan
karena di luar nalar.
Biarlah orang bilang, itu
peristiwa kebetulan.
Toh, suasana itu membuat sedikit
perasaan kita,
merasa nyaman karena
terselamatkan. Apakah mata bisa menipu?
Tidak bisa. Peristiwa sulap itu
peristiwa benar,
artinya telur itu tidak hilang,
tapi terselimurkan dari pandangan kita,
baik karena dipindah-tangankan
atau tertutupi tabir,
yang lepas dari pengamatan kita. Hanya saja tangkapan dua-mata
diperdayai,
tak secepat gerakan tangan. Dan
itu keahlian-kelatihan,
bukan ke-ghoiban. Wangsit itu
datangnya berkali kali.
Pertama, kita merasa aneh dan
berpikir, apa itu? apa ini? Mengapa?.
Lalu saat kita lelah-capek
memikirkannya, maka wangsit itu datang lagi dan mengingatkan lagi bahwa kita
telah berhasil meminta petunjuk,
pada Roh Suci, roh Tuhan yang
berkuasa atas jagad raya.
Untuk diberi jalan dan solusi
atas dedungo kita
pada malam malam dingin yang sepi.
$$$
Sabtu, 13 April 2013
Pitutur #4 (Opo iku gendeng?)
"Yen kowe urip ono ing jaman modern, ora usah kakean pikir mengko dadi penyakit jiwa. Gendeng utowo Gila. Ben uwong musti duwe masalah dewe dewe. Supoyo urip kuwi kroso enteng mulobukane sering sering wae outbond utowo hangout utowo plesiran/rekreasi, bab urip iku mung sedelo ibarate mampir ngombe. Gunakke waktu sing sedelo kuwi kanggo ngenali Gusti Allah yoiku ngenali jagad cilik lan jagad gede sinambi mirengake swaraning ati. Iku sejatine sak cuil 'wujude' Gusti Allah"
Jumat, 12 April 2013
Pitutur #3 (Apa itu KB?)
"Jumlah penduduk bumi makin meningkat kira kira 1.200.000 (tahun 2020) kelahiran bayi per-hari, daya dukung alam terbatas, planet bumi terasa kian menyempit. Generasi baru hidup dalam kekerasan persaingan untuk memperoleh kesejahteraan, yang kalah akan tersisih dan hidup dalam kemiskinan, maka kejahatan akan merajalela bila manusia tak memiliki moralitas yang baik. Batasi kelahiran sekarang juga, 2 anak cukup. Bila perlu yang selalu hidup dalam kesusahan tak perlu memiliki keturunan. Itu hanya akan menambah beban manusia yang lainnya saja"
Langganan:
Postingan (Atom)






