Jumat, 11 Juli 2014

Pitutur #11 (Apa itu takdir alam?)



Miline banyu menyang nisor
Miline keluk menyang duwur
(Mengalirnya air ke bawah
Mengalirnya asap ke atas)

Maksudnya :
"Jalani hidup apa adanya atau 
hidup tinggal menjalani saja...
karena semua sudah ada yang mengatur!"

Kamis, 03 Juli 2014

Apakah Budhiroso Itu?

Tanya – Jawab Tentang Budhiroso.

1) Apakah Budhiroso itu?

>Budhiroso adalah “jalan (mahzab) pencerahan batin”  dengan membentuk  komunitas olah spiritual berdasarkan semangat keluhuran budaya leluhur. Karena berbicara menyangkut budaya leluhur, maka mau tidak mau harus melibatkan atau tidak bisa terlepas diri dari budaya Jawa dengan 6 atribut utama yaitu keris, batik, gamelan, wayang, kaligrafi, tembang macapat dan candi.

 2) Apa alasan Budhiroso didirikan?

 >Budhiroso didirikan berdasarkan wangsit (pesan) yang datangnya dari Malaikat Jibril,  yang bertujuan untuk Memayu Hayuning Bawana (menjaga kelestarian alam).Bertujuan untuk mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan hidup di dunia. Secara harfiah Budhiroso adalah "jalan kepasrahan", yaitu saat pasrah menghadapi kematian seperti pasrah saat dilahirkan, karena saat dilahirkan bayi adalah suci, begitu pula saat menghadapi kematian dan kembali kepada Allah, maka harus suci pula.

 3) Dalam prakteknya, apakah Budhiroso memiliki jalan untuk pencapaian kwalitas hidup yang lebih baik?

 > Ya, Budhiroso memiliki 3 jalan praktis, yaitu berupa laku meditasi yang berketuhanan..

a. Meditasi Samadhi :

yaitu meditasi yang bersumber dari ajaran kejawen. 
Meditasi ini dilakukan dengan mendengarkan suara nafas dani cep klakep (diam mematung).
Dengan sikap nyenyuwun marang Gusti Allah agar diperoleh relaksasi pikiran dan tubuh, sehingga jiwa menjadi bersih dan sehat. Samadhi bisa dilakukan sendirian didalam kamar atau secara bersama-sama dalam sanggar. Guru akan memimpin Samadhi dalam sanggar dengan melafalkan / mengucapkan urutan huruf jawa hanacaraka secara pelan dan keras agar terdengar.

b. Meditasi Obori :

yaitu meditasi dalam ruangan sanggar. Dilakukan dengan mata terpejam serta gerak tangan terkembang bebas, mengikuti suara hati atau irama alam (gerak angin, gerak daun jatuh dll) yang dilakukan sambil duduk bersila atau berdiri.

c. Meditasi Alowo :  

Yaitu meditasi  yang dilakukan diluar ruangan atau alam terbuka pada malam hari, dibawah sinar rembulan atau bintang bintang di langit. Meditasi ini dilakukan pada saat bulan purnama. Meditas ini dikerjakan dengan sendirian atau bersama sama tanpa bimbingan Guru. Pelaku meditasi hanya boleh atau berusaha mendengarkan suara angin atau binatang malam.

 &&&

Sabtu, 31 Mei 2014

Who is the Man ?

Truely, We just alone in this planet.
Our wife, it's just a close-friend!
Our kids, it's just a God gift!
...And their nail still goin' growth!




Sabtu, 29 Maret 2014

Teori Asal Usul Manusia

Teori 1
"Drama Bukit Kapur" by Stanley Miller + Charles Darwin
Teori klasik ini dimulai dari teori generatio spontanea
hingga Teori Survivel Darwin, bahwa manusia berasal hewan bersel-satu untuk kemudian berubah menjadi Primata (sebangsa kera) yang bervolusi dalam rentang waktu jutaan tahun. Masalahnya saat ini belum ditemukan sebuah "tengkorak primata malihan" dalam rantai evolusi itu, yang diyakini sebagai jembatan dari "kera" ke " Primata Humanoid - Kera berjalan tegak - Pithecantrhopus Erectus)"




Teori-2
"Drama Pembuangan Ras Humanoid" by Mr. Compromistiko
Teori ini lebih dipopulerkan sebagai teori transponder ala Startrek, dimana ras manusia utama Viking, Mongoloid dan Afrikanis di buang ke planet bumi karena telah melakukan perbuatan dosa di sebuah planet yang berasal dari koloni bintang tertentu di langit.






(Proses pemindahan badan manusia dari suatu tempat ke tempat lain)

Selasa, 24 Desember 2013

Puisi Pecah Asa

Aku mendengar suara jeritan tonggeret di ujung sana
Yang tiba tiba berhenti menyaksikan ketelanjanganku
Aku melihat laba laba bersorak manakala jerat cintanya
tersambut rama rama

Aku bermimpi hidup abadi dengan energi planet bumi
yang mengharapkan ketinggian menjadi daya
yang mengharapkan gerak menjadi kerja
yang mengharapkan cahaya menjadi terang dunia
Aku bermimpi menenteng kit elektronic saat bercinta

Aku bersumpah atas tanah bumi yang gersang
dan akan merengek manja minta sedekah pada lenguhan purba
jerit nikmat para perempuan ditingkahi goyangan rambutnya yang menjuntai juntai
Aku bersumpah pada panas bumi
yang mengharumkan tubuh tubuh bersahaja menghiasi malam

Aku menangis diujung rasa
menyaksikan kekhilafan yang tiada henti tiada tara
menyaksikan kebodohan merebak membius para cendikia yang tak berdaya
menyaksikan ketakutan akan bunyi letupan kecepek di padang senja
Aku terpana pada kekosongan pikiran yang tak juga terisi belati.

Sabtu, 26 Oktober 2013

Apa Itu Santet?



Santet atau Tenung adalah ilmu sihir yang menggagas tindak laku mempengaruhi/mencederai seseorang dengan serangan ilmu ghoib yang bermuara pada kesyirikan, karena sang dukun berkolaborasi dengan "kekuatan anti Tuhan". Kekuatan ini diperoleh dengan "lelaku prihatin" atau "persembahan jiwa" pada sang pemberi kekuatan, yatu setan/roh kegelapan. Budhiroso percaya bahwa manusia memiliki sisi gelap, yaitu nafsu angkara murka yang kalau tidak dikendalikan, maka akan membuat kerusakan di muka bumi.

 $$$

Senin, 07 Oktober 2013

Jalan Tak Terduga

Ini jalan tak biasa, walaupun demikian melaluinya pun tidaklah sesederhana yang kau kira. Maaf saja bila segala karsaku kau rengkuh jua. Tak apalah dirimu berlaga di pembaringan, senantiasa menepikan harapan dan sejumput sayang. Kalau kau kembali, bilang terus terang, kerna rasa sayang ini tak hilang jua, walaupun turun gerimis bernada pilu. Aku pasti pulang, kapan itu, tanyakan pada buluh perindu yang berderit lirih menanti sebilah keputusan menentukan. Kemaren lusa, katanya ada kabar dari saudara, kabar apakah itu? Tak sudah engkau berbilang kata, berbusa busa, menyemprot keheningan malam nan manja. Mari sini, ini sengaja kurangkai untukmua. Seuntai kembang mayang berwarna ceria, kesetiaan itu sudah usang, tapi cobalah untuk bertandang bersama hembusan angin, yang terbawa dari gulma, ladang, atau lelapangan. Tak ada sepi bagiku, seonggok piring sisa pesta kemarin masihlah membayang dalam cerocos dingin malam. Tak sabar aku menunggu, segera tinggalkan kenangan masa lalu, bersenda gurau bukanlah tabu, asal waktu remang tiba segera pulang. Ini kembang belumlah layu benar, segera sirami dengan sekedar ungkapan, tak pandang bulu tak pandang sembilu. Tuan, tadi pagi ada tamu, katanya tuan harus segera menghadap, pesannnya, jangan bawa masa lalu, mungkin itu ada benarnya, tak tahulah Tuan, bahwa hidup dan kehidupan itu, jalin menjalin bak tikar pandan. Pakaian putih ini, selalu kau jaga agar bersih senantiasa menjelang. Aku ini citra lagak lagumu, yang berkokok leksana ayam jantan berkalang, menantang, menerjang, mencari pengganti tahta dan kekuasaan. Lekaslah berdandan Tuan, bersimbah harum kesuma lautan. Tak inginkah Tuan beristirah barang sejenak, setelah seharian berkubang keringat berlanjut lanjut. Segera lantunkan lagu kenangan, walaupun tak jua ketemu, riangkan waktu bersama setitik kehangatan. Jangan ragu, hidup bukanlah sekedar memakan kayuhan dan menguapkan masa lalu. Segera datang dan jumpa, saudara jauh mungkin masih bisa dikenang. Melajulah kedepan, angin buritan tak akan mengganggu. Melajulah cinta, angin muson kan segera tiba. Mari bersua, menepi pantai harapan.$$$