Senin, 24 Juni 2013

apa itu hidup dan mati ?

  1. 1. Guru, mengapa  harus ada “Kehidupan” di dunia ini?
-         Karena adanya “Kehendak” dari Tuhan Yang Maha Kuasa, untuk menghukum atau menguji Bapa Adam dan Ibu Siti Hawa serta keturunannya di bumi, karena telah melanggar larangan Tuhan saat hidup di sorga, padahal Tuhan sudah memperingatkan akan larangan itu serta akibatnya (makan buah Khuldi)
.
  1. Guru, mengapa harus ada “Kematian” di dunia ini?
-         Karena adanya “Ketetapan” dari Tuhan Yang Maha Bijaksana, bahwa setiap yang hidup di dunia ini akan merasakan mati, bila waktu yang ditetapkan sudah berakhir atau tiba saat ajalnya. Dan apa apa yang ada didunia ini adalah fana/rusak atau tidak kekal tapi hanya sementara waktu.

  1. Guru, bila Kami akan kembali kepada Tuhan, jadi apa fungsi dunia ini sebenarnya?
-         Sebenarnya dunia ini diciptakan agar kamu dapat berusaha untuk hidup didalamnya selama masa “hukuman” belum berakhir (baca: kematian atau kiamat). Selama masa itu belum datang, maka manusia ditunjuk sebagai Kalifatullah atau wakil Allah di dunia. Oleh sebab itu jangan menciptakan kerusakan di muka bumi, sebab bumi adalah bekal bagi si kepompong selama sekian waktu untuk bertapa/menguji diri dari godaan nafsu dunia agar bisa berubah dari ulat yang menjijikkan menjadi kupu kupu yang indah, sehingga layak untuk kembali “hidup” disisi Tuhan (baca: sorga).

  1. Guru, bagaimana sesungguhnya proses kematian itu?
-         Manusia hidup memiliki roh yang menghidupkan. Roh ini ditiupkan oleh Tuhan pada saat janin berusia kira kira 3 bulan. Lalu bila saat kematian tiba dan kematian itu dalam peraduan / pembaringan/tempat tidur, maka roh itu bagaikan seutas benang yang panjangnya mulai dari unjung jari kaki hingga kepala. Roh akan dicabut perlahan. Roh akan susah dijabut atau amat menyakitkan bila engkau tak merasa ikhlas untuk meninggalkan dunia ini (diibartkan seperti mencabut kain sutera dari duri). Bila saat dijabut rohmu, maka sudah kau lepaskan semua atribut keduniaan dan tak berpikir apa apa lagi tentang keduniaan, kau ikhlas untuk meninggalkan dunia ini dan ingin cepat kembali ke haribaan Tuhan, maka roh akan dicabut dengan mudah dan tidak menyakitkan ( diibaratkan seperti tercabutnya seutas rambut dari tepung).

5.      Guru, bagaimana kalau kematiannya tak wajar seperti bunuh diri atau mati dalam kecelakaan ?
-         Roh akan “menggumpal” seperti segumpal darah dan roh akan terus berada di tempat dimana saat kematian tak wajar terjadi (di jalanan, di dalam kamar, di dalam sungai dll). Selama belum ada “prosesi pensucian”, maka roh tak dapat masuk ke “alam kubur”, ia masih berada di “alam dunia” sebagai arwah/roh penasaran. Roh ini akan mengganggu orang yang lewat atau sanak sadulur untuk minta pertolongan agar diproses “prosesi pensucian”nya. Orang bilang jadi “hantu pocong”.


6.      Guru, bagaimana cara “prosesi pensucian roh”?
-         Semua agama memiliki cara tersendiri untuk ini, khusus untuk yang beragama Islam, maka perlu diadakan “pembacaan Surah Yasin dan Tahlil”, baik oleh keluarga sendiri atau mendatangkan jamaah Islam ke rumah. Prosesi ini merupakan permintaan keluarga agar dibukakan pintu kubur.

7.      Guru, lantas kemana roh saya itu setelah lepas dari badan?
                  - Setelah lepas dari badan, maka roh akan memasuki “alam kubur” meninggalkan 
                    “alam dunia”. Di “alam kubur” roh akan dipertemukan dengan sanak sadulur sampai 
                     tibanya “hari pengadilan atau hari perhitungan”. Apakah roh sudah menjadi “kupu 
                      yang” indah atau belum. Bila belum, maka roh akan dinyatakan gagal selama masa
                     “bertapa” didunia dan akan mendapatkan balasan hukuman yang setimpal karena 
                     sebab kegagalannya itu.

Hanya Satu Bumi ?




  1. Guru, sebagai anggota penduduk bumi yang saat ini (2013) jumlahnya sudah mencapai hampir 6 milyar (6.000.000.000), maka bagiamana saya harus bersikap?
-         Tundalah dalam memiliki anak, jangan beranak selagi muda atau jika belum memiliki kemapanan ekonomi. Kalau beranak jangan banyak banyak, untuk Indonesia memiliki 2 anak itu sudah cukup, sedang untuk RRT, satu anak itu cukup. Ingat, untuk hanya sekedar memperoleh kenikmatan sesaat dalam berhubungan seks, bumi tak perlu menerima beban lahirnya seorang bayi, yang akan mempertahankan kehidupan semakin berat dalam pencapaian kesejahteraan kelak. Ditambah lagi dengan semakin baiknya gizi makanan karena perkembangan teknologi bahan pangan, maka usia manusia semakin panjang, kaum tua semakin banyak dan bila mereka hidup tanpa jaminan hari tua, maka beban generasi muda semakin berat.

  1. Guru, bila lokalisasi PSK digusur, kemungkinan apa yang bakal terjadi?
-         Dikawatirkan karena bila lelaki/wanita Indonesia malas memakai alat kontrasepsi (kondom, susuk KB dll). maka akan terjadi ledakan jumlah penduduk dan pengguguran bayi dalam kandungan. Saya menduga “alam akan mencari jalan terbaiknya”, para wanita yang malas beranak atau ingin mengambil jalan singkat untuk hidup cepat memperoleh nafkah/biaya hidup akan menjajakan diri di hotel hotel dan bila ini terjadi, maka kemungkinan penularan penyakit kelamin semakin cepat, karena mereka lepas dari pantauan Dinas Kesehatan.

  1. Guru, seiring dengan perkembangan penduduk di bumi, maka tentu lahan subur pertanian kian menyempit dari tahun ke tahun karena dipakai untuk pemukiman/perumahan, bagaimana sikap saya yang benar menghadapi hal ini?
-         Bersedialah belajar hidup di rumah susun. Hal itu harus dibiasakan mulai dari sekarang, bila tidak maka kedepan akan terjadi kekurangan pangan. Kelak, mungkin bisa diusahakan menanam palawija (kentang dan umbi umbian) dalam pot pot yang ditempatkan di atas genting.

  1. Guru, dalam 100 tahun terakhir sejak revolusi industri dan ditemukannya minyak bumi telah terjadi eksploitasi besar besaran pada sumber daya alam, bagimana kami menyikapi hal itu untuk 100 tahun ke depan?
-         Jangan boros energi, bila sudah terlanjur, maka perilaku seperti itu harus ditinjua ulang untuk tahun tahun mendatang. Cari sumber daya energi yang terbarukan mulai sekarang, jangan setelah minyak bumi/batu bara habis. Kelak, bila minyak bumi sudah langka, maka semua harus dibiasakan menggunakan transportasi massal, mobil pribadi hanya boleh untuk orang orang penting/pejabat saja. Cepat atau lambat situasi ini pasti akan datang. Untuk itu jangan sampai terlambat agar anak cucu kita tidak gampang menghujat.

  1. Guru, dalam 100 tahun kedepan, bagaimana kira kira pola makan umat manusia di bumi?
-         Akan terjadi pergeseran pola dan jenis makanan karena menyempitnya lahan pertanian. Bila sekarang 1 hektar tanaman padi dalam 3 bulan hanya bisa menghidupi 100 orang per-bulan, maka dengan jumlah penduduk yang kian padat, maka yang 1 hektar itu akan diganti menjadi lahan ubi jalar dan bukan tanaman padi jika dalam perhitungan selama 3 bulan lahan ubi jalar itu mampu menghidupi 200 orang, sedang beras atau padi hanya untuk konsumsi orang penting/pejabat atau orang kaya saja karena mahal harganya.

  1. Guru, apa yang paling penting untuk diusahakan dalam mempertahankan kelangsungan hidup di bumi?
- Jaga kwalitas sumber daya air, jangan sampai tercemar dan tanah gundul karena pohon hilang sebab keduanya itu merupakan “nyawa” bagi mahluk hidup penghuni di planet bumi dan kelak hukuman berat akan dikenakan bagi seseorang atau perusahaan yang mencemari lingkungan, karena itu dianggap sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan dan Tuhan.

$$$

Jumat, 21 Juni 2013

Pitutur #10 (Apa itu bencana alam?)

"Pola hidup modern yang rakus akan konsumsi sumber daya alam yang terbatas (energi fosil) telah menimbulkan peningkatan suhu permukaan bumi secara perlahan sehingga mengakibatkan perubahan cuaca yang tidak biasa (ekstrem). Untuk mengantisipasi datangnya bencana yang akan datang, maka segera bangun tandon penampung air baik dengan membuat sumur resapan/waduk/ reklamasi sungai untuk menampung air hujan agar bahaya banjir yang lebih besar bisa dihindari dan segera hijaukan bumi dengan menanam berbagai macam pohon agar proses sirkulasi air secara alami bisa terkendali"
$$$

Lingkungan hidup


  1. Guru, bagaimana menjadi warga negara yang baik?
-         Bayarlah pajak dengan benar. Pajak itu akan menghidupi fakir miskin melalui sumbangan negara. Turutlah bepartisipasi dalam Pemilihan Umum/Pemilihan Kepala Daerah, berikan suaramu jangan abstain atau golput (golongan putih). Besikap profesionallah dalam jabatanmu atau tugas yang kau emban, baik itu ringan atau berat. Semua ada imbalannya.

  1. Guru, aku tinggal di Indonesia, apa yang harus saya lakukan bila mengetahui keadaan yang buruk disekitar saya?
-         Berusahalah menghindar, kalau tak bisa, maka jangan kau lawan secara frontal/langsung atau tatap muka dengan pembuat masalah. Jangan emosional, karena hal ini hanya akan menambah permasalahan baru, yaitu perseteruan pribadi antara anda dan dia. Coba cari tahu apa akar permasalahannya. Apakah yang bersangkutan sadar akan akibat perbuatannya. Kalau tak tahu coba beritahu dengan sambil bercanda. Ingat! sambil bercanda katakan padanya bahwa bagimana kalau banyak orang yang tak suka dengan kegiatannya lalu melapor pada polisi. Apakah persoalan ini tak berbuntut panjang? Bukankah orang Indonesia suka bercanda?

  1. Guru, bagimana caranya menolak uang hasil korupsi atau tak jelas sumbernya?
-         Pura puralah bahwa engkau di rumah bukan orang yang dominan. Semua kebutuhan rumah tangga dikendalikan Suami/Isteri saya. Bila saya mendapatkan sesuatu yang baru, anak anak selalu bercanda dengan tanya darimana asalnya? Atau buat surat tertulis saat menerimanya yang isinya bila suatu saat terjadi kesalahpahaman atau terjadi kesalahan alokasi anggaran yang tidak tepat, maka uang akan dikembalikan semuanya dan tak mau menanggung risiko.

  1. Guru, aku hidup di tempat yang padat penduduknya. Lantas apa yang harus saya lakukan?
-         Buanglah sampah pada tempatnya, buat agar selokan tak tersumbat, Hindari pergaulan yang menghalalkan minuman yang memabukkan, karena itu sumber pertengkaran. Perhatikan bila tetangga sakit, apakah penyakitnya akan menular atau tidak? Cegah dan hindari penularan, lalu segera bawa si sakit berobat ke Puskesmas. Bergaullah dengan tetangga, jangan menyendiri. Banyak bercandalah, agar tekanan kehidupan sedikit kendor.

$$$

Apa itu karir?


  1. Guru, aku seorang sarjana tapi belum mendapatkan pekerjaan hingga sekarang, apa yang harus saya lakukan?
- Bersabarlah, teruslah berusaha melamar pekerjaan. Lihat lowongan di koran/internet. Bila kau bosan membuat surat lamaran kerja, maka berhentilah sejenak, jangan dipaksakan sebab bisa saja kau patah arang nanti dan akan menyalahkan nasibmu yang belum beruntung dan itu bisa mengurangi semangat untuk hidup bahagia, itu tindakan negatip. Kupaslah siapa dirimu, apa kemampuanmu, apa hobimu, lalu berusahalah kerja mandiri. Jangan malu walaupun kau seorang sarjana, justu kesarjanaanmu itulah sebagai bekal untuk membantu mendapatkan solusi dari permasalahan hidupmu . Bila kau hobi main catur, maka pelajarilah seni bermain catur yang benar lalu dirikan kursus catur untuk anak anak. Bila kau mampu bermain seni teater, maka bisa dimulai usaha sebagai Pendongeng. Bila kau suka gaul, maka jadilah makelar/broker. Itu bisa dimulai dari menjualkan rumah tetangga untuk mendapatkan komisi. Makelar adalah pekerjaan yang tak banyak memerlukan modal bukan? Ingat kau harus bergerak, harus bertemu dengan orang orang dan tidak diam di rumah saja. Dengan  bertemu banyak orang, maka bisa saja akan terjadi perubahan yang positip pada usahamu.

  1. Guru, apa benar Tuhan telah membagikan rejeki ke masing masing orang?
-         Ya, besar kecilnya sesuai dengan gerak dan usahanya. Tangan bergerak untuk menanam jagung, maka 4 bulan kemudian Tuhan memberinya rejeki, sesuai dengan berapa batang yang ia tanam. Bila usaha jual beli rumah, maka Tuhan akan memberikan rejeki sesuai dengan apa yang engkau usahakan..

  1. Guru, bagaimana memulai suatu karir?
-         Mulailah dengan perencanaan, usaha keras dan do’a. Tuhan, aku akan mengunjungi 10 rumah tiap hari, untuk menawarkan sekepal beras dalam genggaman. 300 rumah dalam sebulan dan 900 rumah dalam 3 bulan. Lalu berusahalah menjadi pedagang beras yang baik dan jujur. Lalu setiap bangun tidur berdo’alah “ Tuhan berilah aku kemudahan dalam usahaku, sesungguhnya Engkau adalah Maha Pemurah dan Maha Teliti.

  1. Guru, bagaimana caranya agar aku dapat membahagiakan orangtua?
-         Jangan membuat sakit hatinya. Bila engkau dipanggil segeralah menyahut, bila kau dapat rejeki belikan makanan kecil kesukaannya. Sentuhlah mereka bila sedang sakit. Itu sudah cukup membahagiakan..

  1. Guru, bagaimana caranya agar walaupun aku hidup dalam kesederhanaan tapi aku tetap bahagia dan mensyukuri hidup?
-         Yakinkan dirimu bahwa uang bukan satu satunya jalan untuk mendapatkan kebahagiaan. Bila kau mampu membuat selokan yang tadinya buntu/tersumbat lalu air bisa mengalir dengan lancar karena usahamu, maka itu merupakan kebahgiaan bukan? karena usahamu maka orang lain yang turut memakai selokan itu juga bahagia sebab air kotor tidak meluber ke jalanan. Perbanyaklah teman/sahabat, itu harta yang terternilai harganya.


  1.  Guru, bagaimana caranya agar aku tidak iri pada orang yang hidup kaya raya?
- Banyak orang tenar, kaya tapi mati mengenaskan, misalkan Michael Jackson, James Dean, Marlin Monroe, Malida, Nike Ardila dan lain lain. Orang kaya justru pikirannya banyak terkuras untuk selalu menyelamatkan hartanya. Orang terkenal selalu berusaha keras untuk tak pudar bintangnya. Orang kaya sering suka membeli barang yang tak perlu. Itu pemborosan, tapi jangan karena itu, maka engkau takut jadi kaya raya. Berusahalah untuk jadi kaya raya, tapi jangan iri padanya, sebab itu akan menggagalkan usahamu untuk menjadi kaya raya. Bila sudah kaya raya, jadilah hartawan yang bijaksana dalam mengatur keuangannya, karena itu merupakan usaha kerasmu bukan?.

Selasa, 11 Juni 2013

Apakah kitab Catur Viphala itu?



Inti dari kitab Catur Viphala karangan Prabu Kertawijaya dari Majapahit. inti ajaran ini mencakup 4 pokok laku utama, yaitu :
 
1. Nihsprha, adalah suatu keadaan di mana tidak adal lagi sesuatu yg ingin dicapai manusia. 
2. Nirhana,   yaitu seseorang tidak lagi merasakan memiliki badan dan karenanya tidak ada lagi tujuan. 
3. Niskala adalah proses rohani tinggi, “bersatu” dan melebur dengan  Dia Yang Hampa, Dia Yang Tak Terbayangkan, Tak Terpikirkan, Tak Terbandingkan. Sehingga dalam kondisi (hal) ini, “aku” menyatu dgn “Aku”. 
4. Nirasraya, suatu keadaan jiwa yg meninggalkan niskala dan melebur ke Parama-Laukika 
 (fana’ fi al-fana’, yakni dimensi tertinggi yg bebas dari segala bentuk keadaan, tak mempunyai ciri-ciri dan mengatasi “Aku”).

(Sumber : Kaskus.co.id) 

Apakah demikian berharga dari sebuah kitab?
Sebuah kitab baru akan berharga kalau sudah terbuka,
tapi harus oleh tangan kita, oleh karsa kita,
bukan oleh tiupan angin. Kalau kitab itu tak bernas dan bermutu isinya,
tentu akan membuat kita pusing, mual dan marah,
sebab telah menghabiskan waktu kita. Hati hati dengan kitab,
ia bisa terlarang dan membawa bencana seperti,
kitab Ayat Ayat Setan karya Salman Rusdhi.
Terbukti bahwa sebuah kitab mampu membawa dampak atau perubahan.
Dalam satu tahun, bangsa Amerika mencetak kitab sebanyak 300.000 eksemplar,
dan itu belum berhenti untuk tahun berikutnya, bahkan tak akan pernah berhenti.
Lantas, berapa eksemplar yang bisa Bung baca dalam sebulan?
Kalau tak terbaca, kitab kitab itu akan melimbah dan,
Menjadi biang kutu di gudang kita.
Bung, apasih gunanya kitab? Sungguh ini pertanyaan bodoh,
ya tentu agar kasanah pengetahuan kita terus bertambah,
hingga mampu menyumbang referensi bagi pencarian solusi masalah hidup,
atau kalau tidak, bisa untuk bersenang-senang membunuh waktu,
agar tak merambat liar. Bukankah kita hidup ini hanya menempuh 2 jalan?  jalan kekalahan atau kemenangan! dan kitab akan menyumbang untuk jalan terbaik, kemenangan.
-&-

Apakah Pendosa itu?



Apakah Pendosa itu?
- Pendosa adalah orang yang mengingkari anugerah Tuhan yang diberikan padanya serta menutup hati nuraninya untuk meminta maaf padaNya.

Siapa saja yang dapat dikategorikan sebagai 10 Pendosa?
  1. Yang melakukan aksi kekerasan pada orang yang melahirkannya.
  2. Yang menelantarkan anak yang dilahirkannya
  3. Yang melakukan dan mendiamkan aksi pencemaran lingkungan
  4. Yang memalingkan muka pada seorang pengemis/fakir miskin
  5. Yang tak mempedulikan/kikir pada anak yatim piatu
  6. Yang memiliki harta melimpah, tapi hasil korupsi/pencurian
  7. Yang berperilaku kasar/meresahkan orang lain
  8. Yang serakah atau tamak pada harta dunia
  9. Yang menolak pertobatan
  10. Yang tak mau berusaha untuk hidup mandiri

Dimanakah puncak kreasi-putih manusia? Tentu saat ia berada dalam kondisi terbaiknya untuk berkarsa-cipta. Adakah kreasi yang paling hitam itu? Tentu ada, ia merupakan keadaan dimana letak kegelapan melingkupi rohnya. Manusia bukanlah malaikat, yang senantiasa suci dari noda dan salah. Manusia memiliki noktah hitam, yang bisa membesar apabila intensitasnya berpendar saat saat terkuatnya. Nafsu dan emosi yang dianugerahkan Tuhan, harus dikendalikan, kalau tidak, ia akan menjadi penuntun jalan kegelapan dan kekeliruan-ketersesatan. Manusia perlu tahapan proses penyadaran, yang sedikit demi sedikit dapat membimbingnya menuju jalan terang. Manusia tidak hidup sendirian di muka bumi, bersama milyaran manusia lain, ia bertanggung-jawab dalam upaya penciptaan hidup damai-aman, bila keselamatan yang ingin ia capai. Jalan yang ditempuh, tentu tidak selalu mulus, kadang terjal dan memiriskan. Saat itu manusia dituntut sebagai pengambil sikap benar, kalau tidak maka ia hanya akan menjadi duri bagi sesama. Dan itu disebut pendosa.