Sabtu, 30 Maret 2013

Pitutur #2 (Apa itu sumber daya alam"?)

"Daya dukung sumber daya alam, bakal tak akan mampu mengimbangi keserakahan umat manusia yang terus memanjakan dirinya dengan kenikmatan sesaat. Bencana alam bakal terus menimpa dan bahkan semakin hebat. Sadarlah mulai sekarang rawatlah alam dan pulihkan kerusakannya, serta batasi nafsu mengeksploitasi bumi yang tak menghiraukan keseimbangan alam" 



Jumat, 08 Maret 2013

Pitutur #1 (Apa itu kebatinan?)

"Barangsiapa mengikuti aliran kebatinan Budhiroso, pasti bahagia hidupnya, sebab segala tingkah laku hidup di marcapada atau alam dunia yang fana ini, apabila didasari dengan kejernihan hati, perasaan dan pikiran, akan menghasilkan buah kebaikan terutama bagi diri pribadi".


Senin, 09 Juli 2012

Apa itu Sakaratul Maut?

Bagaimana rasanya menjelang ajal atau sakaratul maut, saat di pembaringan? Saya akan coba gambarkan situasi itu buat anda. Ketika anda sehat, maka anda mampu menggerakkan seluruh anggota badan anda, sesuai dengan arah gerak sendi engsel tulang rangka. Anda bisa menggenggam sebuah HP dengan lembut, hingga HP itu tidak jatuh atau rusak. Disini syaraf motorik dan sensorik bekerja dengan baik, sesuai dengan keinginan anda. Lalu bagaimana jika anda sakit menjelang ajal? Anda tak mampu meraih sebuah HP apalagi menggenggamnya. Anda tak mampu menggerakkkan tangan anda. Apabila gerakan ini tak dapat anda lakukan, maka dapat dipastikan anda sedang mengalami kematian syaraf kesadaran, lalu menunggu datangnya sakaratul maut. Semua indera perasa anda tak berfungsi dengan baik. Anda tak mampu lagi merasakan manis atau pahit, pendengaran jadi lamur/berkurang daya tangkapnya, penglihatan jadi kabur. Nah, malam harinya ketika anda bangun dari tidur, anda akan merasakan dingin yang luar biasa, sehingga anda ingin diselimuti untuk mengusir dingin itu. Lalu dengan perlahan mata anda akan terpejam. Antara sadar dan tidak, tiba tiba akan terdengar suara sesuatu yang berdengung mirip suara lebah, mengitari anda. Itu pertanda datangnya utusan Allah, yaitu molekat Mikhail, malaikat yang ditugaskan oleh Allah untuk mencabut nyawa manusia. Suara itu berputar putar mendekat lalu menjauh, seakan memberi tahu kepada anda bahwa sesuatu mahluk akan datang dan mengajak anda untuk pergi. Nyawa anda akan dicabut lewat mana? Hidung atau ujung kuku ibu jari kaki (jempol). Sesuai aliran nafas, maka yang paling ringan sakitnya adalah dicabut dari perut lalu keluar melalui nafas di lubang hidung. Sakit tidaknya waktu nyawa keluar, tergantung kesiapan anda untuk rela mati atau tidak. Jika anda masih memberati hidup di dunia atau masih ingin hidup terus atau tidak rela mati, maka nyawa akan dicabut terbalik, yaitu dari ubun ubun tereus ke perut lalu keluar melalui ujung ibu jari kaki. Sakitnya luar biasa. Oleh karena itu, mungkin anda pernah mendapat cerita bahwa sebelum meninggal seseorang meludah ludah dan bergulingan di tempat tidur sambil terus merintih, itu dapat disebabkan karena si calon mati belum rela melepas kehidupan didunia. Setelah nyawa keluar dari badan, maka suara yang berdengung itu (mirip helicopter), terus berputar putar disekitar anda. Seakan mau menuntun anda untuk mengikutinya keluar dari alam fana/dunia. Biasanya selama 3 hari, anda masih menekuni tubuh anda. Anda ingin berbicara dengan sanak sedulur yang menangisi tubuh anda, tetapi suara tak bisa keluar. Ya anda sudah mati. Anda ingin memegang sesuatu, tapi tak bisa karena tanpa raga. Setelah dimakamkan, maka malaikat Mungkar Nakir segera datang, begitu para pelayat sudah membalikkan badan. Anda akan ditanya tentang segala sesuatu mengenai tindakan anda ketika hidup didunia. Bersikaplah setenang tenangnya, jawablah semua petanyaan dengan pelan dan mantap. Pertanyaannya sekitar “apakah pernah membaca kitab suci?”, “Apakah pernah mendapat bimbingan dari GURU? Dan “ Apakah segala perbuatan yang anda lakukan sudah menyebut nama Tuhan lebih dulu, bila risikonya berkaitan dengan nasib orang lain?”

Pada hari ke-4, maka anda akan dibangkitkan dari kubur, lalu diajak oleh suara itu (suara isyarat saja, tanpa memakai bahasa apapun) untuk bertemu dengan sanak sadulur yang sudah meninggal. Anda akan diarahkan menuju suatu pintu yang bersinar terang, itu pintu pelepasan namanya. Pintu untuk menuju alam barzah (alam penantian). Bila anda menolak untuk mengikuti suara penuntun itu, maka akan terdengar suara angin ribut yang menakutkan, maka mau tidak mau anda akan menuruti kemana suara itu menuntun. Setelah anda melewati pintu pelepasan, maka anda akan dipertemukan dengan sanak sadulur. Berkumpulnya  anda dengan sanak sadulur ini menandakan bahwa keberadaan anda sudah berada  di alam barzah (alam penantian). Semua amalan anda sudah terputus, kecuali bila anda memiliki keturunan yang baik, ilmu yang bermanfaat dan amal jariyah (amalan yang bisa dinikmati orang banyak, misalkan bikin jembatan, sumur, tempat ibadah dll).

 (Pengetahuan tentang skaratul maut diatas didapat dari hasil terawangan dengan laku samadhi dan berdoa di makam -yang baru dikubur)

$$$

Jumat, 29 Juni 2012

Apa Itu Islam Kejawen (versi Budhiroso)?


Islam Kejawen (versi. Budhiroso) adalah ajaran budaya Jawa yang bernuansa ke-Islaman biasanya disertai dengan doa berbahasa campuran Arab dan Jawa. Pada umumnya ajaran ini meliputi 5 hal, yaitu :
  1. Ajaran tentang Tingkah laku / Lelakon
  2. Ajaran Ritual Kebathinan
  3. Ajaran tentang Ramalan/Astrologi
  4. Ajaran tentang Hidup Sehat
  5. Ajaran tentang Cara Menikmati Kesenangan Hidup

a. Ajaran Lelakon adalah segala tingkah laku yang diarahkan untuk menuju ketentraman bathin.
  1. Tirakat : melakukan perbuatan untuk membersihkan diri untuk mencapai ketenangan bathin.Contoh : Ojo turu sore sore atau menahan tidak tidur semalaman, tujuannya untuk mendapatkan petunjuk/wangsit dari Allah SWT
  1. Prihatin : melakukan suatu amalan untuk menahan godaan nafsu/penghematanContoh : Cegah dahar lan sare atau mengurangi makan dan tidur, tujuannya untuk penghemtan atau menangkal tindakan jahat dari seseorang (tenung, sihir dll)
  1. Puasa : melakukan suatu pantangan dalam hal asupan melalui mulut/indraContoh : puasa mutih (makan nasi saja), puasa pati geni (tidak melihat api)
  1. Samadhi : melakukan perenungan diri dengan sikap/posisi tubuh yang diatur sedemikian rupa sehingga peredaran darah menjadi lancar.Contoh : Samadhi di bawah pohon, gua, tepi kali, sanggar dll.

b. Ajaran Ritual Kebathinan
1. Larung sesaji/sesajen : membuat sesaji/hidangan yang dipersembahkan pada kekuatan alam.atau pada kekuatan Tuhan yang menguasai bidang tertentu.
Contoh : Sesaji pada saat akan tanam padi, upacara petik laut saat akan mencari ikan di laut
2. Wayangan : menyelenggarakan cerita pewayangan semalam suntuk
3. Ruwatan : ritual membuang sial pada anak anak, desa atau dusun.
4. Slametan : makan bersama atau membagikan makanan pada sanak sedulur atau tetangga/sahabat
5. Wadal : upacara pengorbanan hewan (tanam kepala binatang, sembelih ayam warna tertentu dll)
6. Kungkum : mandi di sungai pada bulan 1 suro atau tahun baru Islam, tujuannya untuk membersihkan diri.
7. Upacara mantenan : upacara yang mengiringi saat akan menjadi pengantin bagi wanita dan pria, misalkan : upacara siraman, midodareni, pangkon timbang dll
8. Tedak siti : upacara saat anak dilepas dari gendongan untuk bermain di tanah.
9. Mocopat : ritual pembacaan puisi puisi nasihat kehidupan

c. Ajaran Tentang Ramalan/astrologi
  1. Penentuan hari bak/buruk, bila akan bepergian atau melaksanakan hajatan
  2. Penentuan sifat anak dari weton (tanggal lahir)
  3. Tafsir mimpi
  4. Penentuan sifat seseorang saat akan mencari pasangan.
5.   Penafsiran pertanda alam/firasat : gerhana, kedatangan hewan liar
6.  Peruntungan dagang

d.. Ajaran tentang Hidup Sehat
1. Pantang makan makanan tertentu
2. Resep membuat jamu dari tanaman obat
3. Yoga atau olah tubuh dengan posisi tertentu/Samadhi/Obori
4. Pengucapan jampi jampi/ mantra/doa

e.Ajaran tentang Mencari Kesenangan Hidup
  1. Ilmu tenang senjata/keris
  2. Ilmu katuranggan atau memiliki binatang piaraan
  3. Ilmu pelet/memikat wanita
  4. Ilmu tentang (gairah) wanita
  5. Ilmu Khodam (bergaul dengan mahluk halus) 

Sabtu, 23 Juni 2012

Apa Itu Perilaku Hidup?

“Lapang, Lempang dan Lempeng”
Dalam menjalani laku kehidupan di alam dunia, ajaran Kejawen Budhiroso ingin mewujudkan perilaku hidup yang normal dilandasi dengan jalan kehidupan yang 
“Lapang, Lempang dan Lempeng”.
Lapang bermakna memiliki pandangan hidup yang luas.
Lempang bermakna mampu menaklukkan halangan kehidupan.
Lempeng bermakna menjalani kehidupan dengan lurus.

Senin, 11 Juni 2012

Cooling Down Project




  Blog ini dibuat khusus untuk para murid agar memiliki kwalitas 
hidup yang sehat, lurus dan bersih.
Selamat makaryo dan semoga andhika sehat selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa. 



BETAPA BESAR IKAN INI
MUSTAHIL ADA YANG MEMELIHARANYA, KECUALI GUSTI KANG AKARYO JAGAD (TUHAN YANG MENGUKIR ALAM)
http://www.youtube.com/watch?v=acVxidc42fI


Tamu Kita








Apa Itu Meguru?


Riwayat sekolah formal (meguru) yang pernah di jalani Ir. Roosdiansyah Pribadi alias Ki Ageng Salam :

  1. Sekolah Taman Kanak Kanak (TK Bunda Petiwi) – Surabaya, 1969.
      Kenangan tak terlupakan : “menumpahkan setampah roti goreng karena meraih
      tampah ketika masih dalam sunggian di kepala, ibu terpaksa mengganti 15 potong roti
      goreng)

  1. Sekolah Dasar Negeri V – Surabaya, 1976
Prestasi Rangking 2 di kelas, rangking 1 adalah Ir. Eddy S*encahyo MM, seorang ahli kimia dan lingkungan – Jakarta, teman seperjuangan di Paguyuban Seni Budaya Jawa Timur di Unit Kesenian Loedreok ITB)
Pengalaman tak terlupakan : mulai pacaran cinta monyet dengan Sri Pa*gestuti (pindah ke Mojokerto) dan lolos dari sambaran petir di siang bolong
.
3. Sekolah Menengah Pertama SMP Taman – Sidoarjo, 1979
Prestasi Rangking 2 di kelas, rangking 1 adalah Miftah Yulia*to, mantan Mahasiswa Teknik Sipil ITS Surabaya.
Pengalaman tak terlupakan : pembaca teks proklamasi dalam setiap upacara bendera (tugas giliran kelas)

  1. Sekolah Menengah Atas SMAN 4 Surabaya, 1982.
Prestasi Rangking 1 (tunggal) THB (Tes Hasil Belajar) Semester V di sekolah (7 kelas-kira kira 280 murid), mendapat sertifikat penghargaan. Diberitakan dari mulut kemulut  sebagai “Bintang Pelajar SMA
4, karena popular di sekolah sebagai pemain teater..

Pengalaman tak terlupakan : tampil dalam acara teater rakyat memperingati Hari Natal, lalu dapat teguran dari guru agama Islam dan saat bawa pacar (gadis Su*da, tercantik di kelas)  sepeda motor CB 100 tangki jumbo (paling bergengsi saat itu) lalu mogok jauh dari tempat bensin, malunya minta ampun (lupa lihat indikator volume bensin di speedometer, karena saking senengnya, abis “nembak” diterima, putus pelan pelan saat kuliah di Bandung).

4. Kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB), Jurusan Teknik Perminyakan, 1991.
Prestasi buncit, IP = 3 skala 5 dan selama  7.5 tahun menuntut ilmu sambil kerja sampingan sebagai PKL dagang buku bekas dan menekuni dunia panggung hiburan melawak.
Pengalaman tak terlupakan : -saat disanjung dengan standing applaus saat muncul dihadapan penonton Lodroek ITB, karena tampil selayaknya pemain teater professional. Setelah terkenal di Bandung 1984, capek “say to hello”saat bertemu penggemar karena privasi terganggu, dari peristiwa ini saya malas jadi orang terkenal. Lumayan bisa kenal baik dengan Neno Warisman.

Ir. Roosdiansyah Pribadi (Ki Ageng Salam) pernah tercatat sebagai mahasiswa Politeknik Perkapalan ITS (1982), Teknik Perminyakan ITB Bandung (1982) dan Fakultas Ekonomi Universitas Pajajaran Banduung (1983).