Selasa, 19 Juli 2011

Apa Beda Sesajen dan Wadal?


Sesajen 
berasal dari kata "saji" lalu menjadi "sajen" yang artinya "pemberian", sesajen biasanya berupa makanan, hasil palawija. Sesajen bisa diberikan pada saat perayaan kematian seseorang atau saat perayaan hari besar Jawa. Upacara ritual pemberian sesajen bisa bersifat pribadi/dilakukan sendiri atau secara kumpulan bersama masyarakat. Sesajen bisa juga dimaksudkan sebagai pengakuan akan adanya roh penunggu/penguasa wilayah tertentu (sawah, sumur tua, candi dll), sebagai ucapan syukur atau perangkat pelengkap ritual kepercayaan.  Contoh upacara pemberian sesajen adalah upacara petik laut atau larung sesaji

Wadal
Sedangkan "Wadal" adalah sesajen yang berupa "hewan/ benda hidup" yang dimatikan misalkan menyembelih ayam cemani (hitam), menyembelih kerbau untuk diambil kepalanya dll, gunanya untuk mengusir roh jahat/hantu atau untuk syarat pendirian bangunan, menolak bala, ruwatan. Wadal bisa diminta oleh Danyang/Demit/Siluman/Jin penunggu wilayah yang akan dibangun jembatan/gedung. Wadal yang ini biasanya berupa orang yang meninggal tiba tiba atau terjatuh karena kecelakaan.  
 
Akan berakhir dimana sebuah kesombongan? Penyesalan tentu. Apa yang nampak besar awalnya ternyata keliru. Pada kenyataannya “kesombongan” itu teramat rapuh dan sumir. Dan celakanya ketika seorang manusia menerima begitu banyak sembah-sujud dari sesamanya, tak sadar ia bahwa diantara yang datang itu ternyata tidak tulus. Kebanyakan hanya bersifat kamuflase agar belangnya tak terketahui. Sifat alami manusia : manusia serigala bagi lainnya – homo homini lupus. Itu suatu kesalahan social, karena si dia diberi kesempatan berkuasa dan dipuja. Jadinya dia merasa besar dan kuasa atas segala hal. Absolut. Tapai apa lacur, yang merasa besar itu ternyata rapuh dan gampang terpatahkan bila terkena pengapesannya (kena batunya). Ambil contoh pada para dictator politik semisal Hitler, Mussolini, Saddam Husein, Moamar Khadafi dan masih banyak lagi. Mereka tumbuh dibesarkan oleh kebengisan dan kesombongan, tapi kemudian jatuh terjerembab ke lembah kehinaan yang paling dasar. Mereka mendapatkan karmanya : hidup menginjak rakyat, matinyapun terinjak rakyat. Yang kuasa ternyata rakyat – suara rakyat adalah suara Tuhan bukan? tetapi menyatukan suara Tuhan tidaklah gampang, kadang dibutuhkan demikian banyak prngorbanan. Sesembahan. Apa yang dipersembahkan kepada Tuhan? Sesaji atau wadal. Nabi Ibrahim akan menjadikan anaknya Ismail sebagai “wadal” atau korban demi kepatuhan pada sesembahannya, Allah. Suku Tengger memberikan sesajian dan wadal pada kekuatan gunung berapi – Tengger, sebagai pengakuan atas adanya kekuatan alam, yang sewaktu waktu bisa marah, muntah dan membunuh dengan luapan lahar panasnya. Sembelihlah kambing atau sapi pada hari raya qurban, itulah “wadal” sampeyan pada kekuatan Allah.. 
$$$

Apa Itu Mimpi/Impen?

Mimpi adalah peristiwa "pengalaman hidup" dalam tidur. Alam mimpi adalah singkat, yang bisa diakibatkan oleh :
1. Kondisi Faali Tubuh : Anda yang kepikiran terus akan peristiwa kaki keseleo yang menyakitkan, bisa menjadi bahan dasar mimpi.
2. Kondisi Sebab - Akibat : Pemain PSSI bisa saja bermimpi jadi Juara Dunia, bila keinginan itu terus menerus menghantui pikirannya.( Orang Jawa bilang Si Bunga Tidur/Kembange Turu)
3. Kondisi Supranatural : Mimpi pemberian kabar yang perlu diterjemahkan yang datang dari Awoh atau OrangPintar.

Minggu, 17 Juli 2011

Apa Itu Kesurupan?

Kesurupan adalah peristiwa hilangnya kontrol kesadaran manusia atas badan jasmani dan  rohaninya (kesurupan tak disengaja) . Bedakan dengan trance yaitu kesurupan disengaja  atas jiwanya saja (contoh permainan kuda lumping). Kesurupan tak disengaja bisa timbul karena  kondisi jiwa yang tertekan/beban berat yang tak bisa terpikulkan hingga beban ini membuat kesadarannya menipis dan saat itu jiwanya sedang kosong ide, lalu masuklah pulsa roh jahat  hingga alam atas sadarnya takmampu menerima rangsangan tiba tiba di indranya. Kesurupan bisa disebabkan oleh panca indera manusia normal yang telah melihat peristiwa ghoib, misalnya penampakan Jin atau peristiwa yang belum pernah dilihat/dirasakannya. Karena bentuk Jin demikian menyeramkan atau pengalaman atas suasana itu demikian menguras akal sehatnya, maka manusia akan kehilangan kesadaran dirinya karena tidak percaya serta tiba tiba kaget melihat sesuatu dihadapannya (mengalami pulsa visi pemahaman apa yang dialaminya). Kesurupan bisa menular kepada teman teman yang selevel atau memakai atribut/seragam yang sama (jadi tidak mungkin menular dari murid ke guru). Cara menyadarkan diri dari kesurupan adalah (bisa dicoba) dengan menyiramkan air es segayung secara tiba tiba kekepala oknum yang kesurupan. Dengan rasa dingin yang tiba tiba di pusat kontrol kesadaran itu (bagian kepala).maka diharapkan akan terjadi daya kejut (shock terapy), hingga kesadaran akan pulih. 


Apakah Jin Itu?

Jin adalah mahluk halus/ghoib yang memiliki masyarakat atau  bisa beranak pinak. Jin bisa dipelihara oleh manusia dengan syarat syarat tertentu,seperti halnya mamelihara hewan piaraan. Anda harus rutin memberi makan/sesajen/persembahan secara rutin, agar Jin kerasan ikut bersama anda.Jin bisa digunakan untuk membantu manusia dalam melakukan hal hal tertentu, seperti untuk satuan keamanan. Wujud Jin seperti manusia, tapi memiliki ukuran tidak normal,bisa lebih kecil atau lebih besar dari ukuran normal manusia. Jin yang menguasai wilayah danau misalnya, maka kulitnya bisa bersisik seperti ular. Jin biasa disebut siluman dalam bahasa Jawa. Nyi Roro Kidul misalnya adalah Jin wanita penguasa Pantai Selatan Jawa.

 Contoh :Jin Ular (menguasai dunia ular)

Nyi Roro Kidul 
(Penguasa Pantai Selatan)

Sabtu, 09 Juli 2011

Apa Itu Setan & Iblis?



Setan adalah...

Selama kita hidup di dunia, maka tak bisa lepas dari perbuatan baik dan buruk. Perbuatan baik akan berguna bagi sesama, sementara itu perbutan buruk akan merugikan diri sendiri dan juga orang lain. Kita, manusia telah ditunjuk oleh Allah Sang Pecipta untuk menjadi wakilNya di dunia. Semua laku perbuatan manusia, oleh karena itu perlu dipertanggung-jawabkan dihadapan Allah, nantinya.  Jangan tergoda bujukan setan atau bujukan untuk bertindak buruk selama hidup didunia. Perilaku setan adalah perilaku yang merusak dan menyusahkan orang lain.

Iblis adalah ...
malaikat yang membangkang perintah Allah. Perintah itu adalah sujud pada Adam, manusia pertama. Iblis menolak sujud pada Adam karena menganggap bahwa Ia yang terbuat dari api lebih mulia dibandingkan Adam yang terbuat dari tanah. Oleh karena itu, maka Iblis terusir dari sorga dan berjanji pada Allah akan menggoda anak anak Adam beserta keturunannya selama hidup didunia sampai hari kiamat.

Memang benar, kita hidup tidak meminta. Kita bisa berada di dunia ini oleh karena hasil kasih sayang seorang lelaki pada wanita, baik itu karena suka rela atau keterpaksaan. Ya, kita hadir didunia ini dalam keadaan suci. Masih belum berbuat dosa, bila perbuatan itu kita lakukan pada masa anak anak. Bila sudah akil balik atau dewasa, maka sepenuhnya hasil perbuatan kita itu harus dipertanggung-jawabkan. Sebagai mahluk sosial, sewajarnya bila kita didambakan untuk menghasilkan karya karya yang berguna bagi kepentingan masyarakat banyak. Tanggung jawab sosial diperlukan, bila kita terjun gaul dengan masyarakat. Dengan tanggung jawab sosial kita bisa berperan aktif memberdayakan individu, kelompok atau komunitas.

$$$

Apa Itu Hantu?



Hantu adalah mahluk ghoib/halus ciptaan Allah, yang hanya menampakkan diri pada orang orang tertentu atau orang yang telah melanggar wilayah "kehidupan" mereka, dengan menampakkan diri itu, mereka bermaksud memberi pesan tertentu. Contoh macam macam hantu, misalnya gondoruwo, kuntilanak, wewe gombel, pocong dll.


Sabtu, 25 Juni 2011

Apa Itu Roh Gentayangan?



Budhiroso percaya bahwa kematian manusia yang tak wajar atau tidak diatas peraduan atau tempat tidur, maka bisa menimbulkan efek kegelisahan pada jiwa sanak sadulur, oleh karena itu roh gentayangan harus diberi sesaji atau ubo rampe yang berupa sedekah/kenduri dengan makanan kesukaan dikala masih hidup agar jiwanya tenang dan tenteram di alam roh. Sedekah itu bisa diberikan pada manusia, binatang atau membiarkan makanan itu menjadi basi sampai kering. Sesaji ubo rampe diatas layah/piring keramik (dibiarkan sampai kering itu) diberikan saat weton kelahiran si mati yaitu 36 hari sekali dan di taruh di bekas ruangan kamar tidur, boleh juga menambahi merendam kembang setaman dalam cuwo/tempayan kecil yang terbuat dari tanah liat, seminggu kemudian bunga dibuang pada hari Jum'at.